Banyak yang mengatakan, "gairah
seks pria nggak ada matinya." Tetapi, kehidupan seksual yang prima
ternyata hanya terjadi saat seorang pria
berusia antara rentang usia 25-29
tahun. Masa kejayaan ini disebut juga dengan
sexual prime age.Ketika seseorang sedang berada di periode
sexual prime age, umumnya
mereka bercinta paling sering. Frekuensi seseorang menikmati seks akan
berkurang hingga setengahnya saat berusia 50 tahun, menjadi hanya sekitar 1,22
kali perminggu. Bandingkan dengan pria yang berusia akhir 20-an yang rata-rata
bercinta tiga kali seminggu.
Walau sudah melewati titik puncak, tapi bukan berarti di atas usia 30 tahun
kita harus membiarkan hasrat dan kepuasan seksual menurun.
"Untuk memiliki kualitas hubungan seks yang prima, sebenarnya bukan
dipengaruhi oleh faktor usia saja. Tapi juga faktor fisik dan mental, dan tak
kalah penting adalah kekuatan hubungan dengan pasangan
Namun, Jones tak memungkiri bahwa orang yang berusia di atas 30 tahun kondisi
fisik cenderung menurun. Di usia ini juga mereka umumnya sudah mapan sehingga
kerap kegemukan dan stres meningkat. Kondisi tersebut jelas berpengaruh pada
gairah seksual, apalagi jika hubungan dengan pasangan sudah cenderung datar.
Agar aktivitas di ranjang tetap panas meski usia terus bertambah, tentu hal
pertama yang harus dilakukan adalah memastikan semua organ-organ penting
bekerja optimal.
Untuk menjaga agar ereksi sekuat pria berusia 20-an tahun, miliki pola hidup
yang sehat. Jaga berat badan tetap normal dan berhentilah merokok.
Hindari stres berkepanjangan dengan memiliki waktu rileksasi. Selain itu
pelajari apa saja yang tidak disukai pasangan dan jika ada masalah, upayakan
untuk segera menyelesaikannya. Hubungan batin yang kuat merupakan fondasi
kemesraan suami istri.