Showing posts with label kesehatanmulut. Show all posts
Showing posts with label kesehatanmulut. Show all posts

Pembiusan dan Trauma Perdarahan Dicabut Gigi


Perlu anda ketahui, bahwa banyak hal yang mempengaruhi keberhasilan dari tindakan pembiusan lokal, antara lain :
1.    Variasi anatomi tulang rahang.Pada beberapa pasien, ada yang memiliki anatomi (struktur) tulang rahang yang tidak biasanya. Sehingga hal ini menyulitkan pencarian saraf-saraf yang akan dibius.
2.    Jenis obat bius lokal yang digunakan.
Ada obat bius lokal yang memiliki zat pemercepat durasi bius lokal, ada juga yang tidak.
3.    Kadar keasaman jaringan.
Semakin asam jaringan, semakin menghambat blokade saraf.
4.    Efek obat bius lokal pada aliran darah, nosiseptor (reseptor nyeri), dan sensitisasi pusat pada gigi dengan kondisi yang sedang meradang.
Pada gigi yang sedang sakit, efek obat bius lokal biasanya menjadi kurang efektif.
5.    Faktor psikologis pasien.
Pasien yang merasa cemas atau takut saat pembiusan lokal, dapat mempengaruhi ambang rangsang sakitnya. Sehingga pasien cepat merasa sakit.
Jika seluruh faktor di atas dapat diatasi dengan baik oleh dokter gigi, maka hal selanjutnya yang dapat mempengaruhi lama kerja obat bius lokal adalah:
1.    Ikatan obat bius lokal dengan protein plasma
2.    Kecepatan absorpsi (penyerapan) obat bius lokal
3.    Banyaknya pembuluh darah perifer di daerah pemberian
Hal penting yang juga mempengaruhi gagalnya mendapatkan efek bius lokal adalah penggunaan obat bius lokal yang sudah kadaluwarsa. Oleh karena itu, sebagai pasien anda berhak menanyakan hal tersebut ke Dokter Gigi anda.
Anda tak perlu repot memikirkan hal-hal diatas, sepenuhnya hal tersebut adalah tanggung jawab seorang Dokter Gigi. Dokter Gigi yang baik, mampu menjalankan prosedur pembiusan lokal dengan benar. Tugas anda hanyalah meyakinkan diri anda sendiri bahwa semua dapat terlewati dengan baik, percaya sepenuhnya kepada Dokter Gigi, serta jaga kondisi tubuh anda dalam keadaan yang sehat.
Pada kasus sisa gigi yang belum terambil, anda sebaiknya kembali ke Dokter Gigi untuk melakukan


Makin Tua Rahang Makin Menyusut


Pertambahan usia akan mengubah bentuk fisik seseorang. Salah satu yang ikut berubah adalah penyusutan rahang.
Hal ini akan menyebabkan susunan gigi depan menjadi berantakan. Perubahan bentuk rahang ini nyata terlihat dalam penelitian yang dilakukan selama 40 tahun. Lars Bondemark, profesor orthodontis dari Universitas Malmo, Swedia, membuat hasil cetakan gips gigi para mahasiswa pada tahun 1949 ketika mereka masih berusia 20 tahun.Kemudian, pada tahun 1959 dan 1989 ia kembali membuat cetakan gigi yang sama dari mahasiswa yang sudah bertambah tua tersebut.
"Kami menemukan setelah 40 tahun ruang yang tersedia untuk gigi di rahang makin sedikit,
Makin sempitnya ruangan untuk gigi depan itu terjadi karena penyusutan rahang baik panjang maupun lebarnya beberapa milimeter, terutama pada rahang bawah.
Besar kecilnya penyusutan, menurut Bondemark, berbeda-beda pada tiap individu tergantung pada faktor anatomi dan keturunan. Pada beberapa kasus, penyusutannya sangat signifikan sehingga terjadi perubahan kemampuan menggigit.
Ditegaskan oleh dia, yang harus diketahui pasien adalah perubahan ini wajar terjadi. Sementara itu, para


height= height=
height= height= height= height=

Popular Posts

height= height= height= height=
height= height= height= height=