Refleksologi (pijat refleksi) sering digunakan
untuk membantu menghilangkan rasa sakit dan stres dengan cara memberi tekanan
pada titik-titik tertentu di tangan
dan kaki.Refleksologi adalah sebentuk
terapi komplementer yang didasarkan pada keyakinan bahwa area yang berbeda dari
tubuh memiliki keselarasan dengan area tertentu pada kaki.Selain manfaat yang
telah disinggung di atas, refleksologi ternyata juga bisa membantu menginduksi
proses persalinan.Sebuah sesi refleksologi untuk kehamilan bisa berlangsung
hingga satu jam dan harus mencakup konsultasi untuk mendapatkan feedback dari pasien.
Induksi PersalinanBagi kebanyakan wanita,
persalinan dapat terjadi secara alami. Persalinan yang diinduksi adalah
persalinan yang dirangsang atau tidak terjadi secara alami. Induksi biasanya
dilakukan ketika kehamilan telah melampaui 41 minggu.Induksi persalinan
biasanya dilakukan antara minggu ke-41 dan 42 untuk mencegah kehamilan yang
terlalu lama akibat bayi tidak kunjung dilahirkan.Ada beberapa metode yang
digunakan oleh bidan atau dokter untuk menginduksi persalinan.Induksi dengan
obat-obatan atau bahan kimia umum dilakukan di rumah sakit untuk merangsang
persalinan.Namun sebagian wanita mungkin ingin melakukan induksi dengan cara
alami. Refleksologi merupakan salah satu pilihan alami untuk melakukan induksi
persalinan.
Refleksologi untuk Induksi Persalinan
Refleksologi bisa digunakan untuk membantu memperlancar persalinan dan
mengurangi rasa sakit saat melahirkan.
Refleksologi juga cocok digunakan untuk menenangkan kondisi ibu agar rileks
saat melahirkan.
Tingkat stres tinggi harus dikelola terutama saat mendekati proses
persalinan dan refleksologi dapat membantu meringankan kondisi ini.
Sesi terapi biasanya akan dimulai dengan pijatan pada kaki yang dilanjutkan
dengan merangsang titik-titik tertentu pada kaki dan pergelangan kaki.
Seorang terapis terlatih akan mengetahui titik-titik khusus tersebut
sehingga sangat penting untuk mempercayakan sesi ini pada terapis yang
berpengalaman.
Pijatan pada kaki umumnya akan menimbulkan sensasi pada rahim. Janin juga akan
menjadi ‘aktif’. Jika kontraksi mulai terjadi, terapis harus menghentikan
pijatan.
Ketika kontraksi berhenti, pijatan dapat dilakukan lagi. Tentu saja, terapis
tidak akan melakukan hal ini sampai usia kandungan melewati 41 minggu.
Namun, terapi refleksologi tidak hanya berguna untuk menginduksi persalinan.
Refleksologi juga baik digunakan untuk meningkatkan kondisi selama kehamilan.
Artikel Terkait : pijatkehamilan